Skip to content

Biografi Oprah Winfrey

Oprah lahir pada tanggal 29 Januari 1954 di Kosciusko, Mississippi, ia dibesarkan di
sebuah perternakan oleh neneknya yang keras, Hattie Mae, selama enam tahun.
Oprah mulai berbicara di gereja neneknya ketika baru berusia tiga tahun. Ia
memiliki bakat alami untuk tampil di depan umum dan menjadi sangat populer
dalam perkumpulannya.

Ketika berusia enam tahun, ibunya, Vernita, mendapatkan pekerjaan sebagai pembantu di Milwaukee, Wisconsin dan akhirnya mengambil Oprah kembali dari neneknya. Di
Milwaukee, sama seperti di peternakan, Oprah masih sangat miskin, ia harus
tinggal dalam satu kamar bersama ibu dan dua saudara tiri, laki – laki dan
perempuan. Setiap hari Vernita meninggalkan anak-anak itu pagi-pagi sekali dan
baru pulang pada malam hari, sehingga ia tidak punya waktu untuk keluarganya.

Agar ibunya memperhatikannya, Oprah sering kabur dari rumah. Pada usianya yang ke-9, ia mengalami pelecehan seksual oleh sepupunya yang berusia 19 tahun yang sedang
bertugas menjaganya. Oprah yakin itu kesalahannya dan tidak menceritakan apa yang ia alami kepada siapapun.

Tanpa bimbingan dari seorang pun, prilaku Oprah semakin tidak terkendali. Menginjak usia 14 tahun, Oprah hamil dan bayinya meninggal tidak lama setelah dilahirkan. Ketika Oprah melarikan diri selama satu minggu, ibunya memutuskan bahwa ia tidak bisa lagi mengurus Oprah. Saat itulah ibunya mengirim Oprah untuk hidup bersama ayahnya di Nashville. Oprah yang benar–benar takut dengan ayahnya orang yang paling disiplin yang ia kenal, bersumpah, kalau sampai ia sanggup tinggal bersama ayahnya, ia akan merubah hidupnya, ia akan menunjukan siapa dia yang sebenarnya.

Pada umur 14 tahun, Oprah tinggal bersama ayahnya, Vernon Winfrey dan ibu tirinya,
Zelma, yang merupakan anggota terhormat masyarakat Tennessee.

Profesi ayahnya adalah tukang cukur, pemilik toko, anggota dewan kota, dan pejabat
gereja. Ayah Oprah tidak bisa mentoleransi sikap negatif Oprah atau nilai sekolahnya yang buruk. Oprah memperoleh nilai – nilai C di Milwaukee, tetapi hanya nilai A yang bisa diterima oleh ayahnya.

Disamping pekerjaan rumahnya dari sekolah, setiap minggu Vernon dan Zelma mewajibkan Oprah untuk menulis laporan buku dan menanyakan kepadanya kosakata baru. Awalnya, Oprah benci pada aturan tegas dan harapan tinggi mereka. Tapi, ternyata justru itulah yang ia perlukan, orangtua yang membuat peraturan dan
menerapkannya dengan tegas, tapi juga memberikan cinta dan perhatian yang diinginkannya. Oprah pun bangkit.

Tidak saja nilai sekolahnya yang meroket, Oprah juga jadi lebih ramah dan populer
daripada sebelumnya. Di SMA, ia terpilih untuk mewakili sekolahnya pada suatu
konfrensi pemuda di Gedung Putih, dan memenangkan beasiswa sebesar $1,000 atas
pidato yang ia tulis, “Orang Negro, Konstitusi, dan Amerika Serikat”. Ayahnya
begitu mendukung Oprah untuk bermimpi besar, dan ia melakukannya.

Pada usia 16 tahun, Oprah menempuh perjalanan ke Los Angeles untuk menjadi
pembicara di suatu gereja. Ketika kembali, Oprah bercerita kepada ayahnya kalau
suatu saat nanti cetak telapak tangannya akan ada di samping deretan cetak
telapak tangan bintang lain di luar Teater Mann’s Chinese.

Pada usia 17 tahun, dia memperoleh pekerjaan pertamanya di dunia pertunjukan sebagai penyiar berita di stasiun radio lokal. Mereka bahkan membayarnya $100 per
minggu, yang terhitung besar buat siswa sekolah menengah pada tahun 1970-an.
Oprah mempertahankan pekerjaannya, bahkan setelah dia memperoleh beasiswa ke
Universitas Negara Bagian Tennessee dan mulai masuk perguruan tinggi. Pada
usianya yang ke-19, ia ditemukan oleh sebuah stasiun televisi di Nashille untuk
dipekerjakan sebagi wartawan dan penyiar berita.

Era Kesuksesan Oprah – The Oprah Winfrey Show

Pada 1976, Oprah menjadi pembawa acara TV di Baltimore dan kemudian
dipromosikan sebagai pendamping pemandu acara bincang-bincang pagi (talk show)
yang bernama People Are Talking (Orang–orang Mulai Berbicara). Format talk show
tersebut sempurna untuk Oprah, penonton menyukai lelucon, kejujuran, dan kepribadian yang membumi dan peringkat acara ini membubung tinggi.

Pada 1984, Oprah mendapatkan terobosan besar. Dia diminta menjadi pemandu
acaranya sendiri disebuah Chicago. Acara A. M. Chicago mengudara pada waktu
yang sama dengan acara Phill Donahue Show yang populer. Phill adalah raja TV
siang hari, tetapi tidak butuh waktu lama bagi Oprah untuk menurunkan Phill dan
takhtanya. Dalam waktu singkat dia menjadi bintang di 120 kota besar di seluruh Amerika.

The Oprah Winfrey Show membuat debut nasional pertamanya pada tahun 1986, dan
meraih  sukses dengan cepat dengan menjadi pertunjukan yang paling populer di televisi, menjadikannya wanita kulit hitam yang bangkit dari kemiskinan dan menjadi
bintang dengan bayaran tertinggi.

Sumber Referensi :

 

MANUSIA DAN KEINDAHAN

PENGERTIAN KEINDAHAN

Keindahan atau keelokan merupakan sifat dan ciri dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah “kecantikan yang ideal” adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya.

Keindahan identik dengan kebenaran. Meskipun terlihat indah namun tidak mengandung unsur kebenaran , tetap saja itu bukan merupakan sesuatu yang indah. Pengalaman keindahan yang dimiliki manusia biasanya bersifat terlihat (visual) dan terdengar (auditory).

Batas keindahan akan berhenti pada sesuatu yang indah dan bukan pada keindahan itu sendiri. Keindahan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah. Kita akan merasa kagum apabila kita sedang melihat sesuatu yang indah dan itu merupakan daya tarik tersendiri dari keindahan.

Orang yang mempunyai konsep keindahan adalah orang yang mampu berimajinasi, rajin, dan kreatif dalam menghubungkan benda satu dengan benda yang lainnya. Demikian pula kata indah di terapkanuntuk persatuan orang – orang yang beriman , para nabi, orang yang menghargai kebenaran dalam agama, kata ,tindakan dan perbuatan serta orang orang yang soleh merupakan persahabatan yang paling indah.

Keindahan dalam Arti Seluas-luasnya

keindahan dalam arti luas merupakan pengertian semula dari bangsa yunani
dulu yang didalamnya tercakup pula kebaikan. Dalam arti estetis keindahan bias
berdasarkan penglihatan, pendengaran, jadi keindahan yang seluas-luasnya
meliputi :

  • Keindahan seni
  • Keindahan alam
  • Keindahan moral
  • Keindahan intelektual

KESERASIAN

Keserasian adalah perbandingan antar kedua belah sesuatu menjadi sesuatu yang cocok. Anda menaruh vas bunga di atas meja ruang tamu, maka kedua hal tersebut adalah cocok. Anda menaruh palu dan dan kunci di tempat kotak peralatan, menaruh keyboard di depan monitor komputer, meletakkan selimut di atas kasur, itu merupakan bagian dari ke serasian, karena menempatkan sesuatu sesuai dengan tempatnya. Lain halnya jika anda mencoba untuk menaruh palu di depan komputer, meletakkan vas di atas selimut, dan meletakkan selimut di dalam kotak peralatan. Itu merupakan hal yang tidak serasi.

Serasi itu bisa dikatakan bukan hanya sesuatu yang cocok dan wajar, namun sesuatu yang memiliki nilai lebih dari wajar. Keserasian Berasal dari kata “serasi” artinya cocok atau sesuai, memilki faktor perpaduan dan keseimbangan.

Dalam hubungannya dengan keindahan, keserasian memiliki makna perpaduan antara berbagai unsur yang menjadi satu sehingga menimbulkan satu bentuk keindahan. Sehingga keserasian memiliki hubungan yang erat kaintannya dengan keindahan, tanpa adanya keserasian, keindahan tidak akan terwujud dalam sebuah karya atau benda yang diciptakan manusia dalam tujuan estetika.

Keserasian sangat berhubungan dengan keindahan, sesuatu yang serasi akan tampak indah. Dalam keselarasan seseorang memiliki perasaan seimbang, dan mempunyai cita rasa akan sesuatu yang berakhir dan merasa hidup sesaat ditengah-tengah kesempurnaan yang menyenangkan hati .

NILAI ESTETIKA

Dalam membincangkan apa itu estetika kita tidak akan pernah lepas dari
perbincangan tentang budaya. Ibarat sebuah nyawa, estetika adalah nyawa dari
sebuah karya, dalam hal ini adalah karya arsitektur yang menjadi fokus
perbincangan. Pada perkembangan lanjut tentang estetikan, kita akan banya
membicarakan bagaimana masyarakat menilai sebuah estetika itu sendiri.

Nilai keindahan sebenarnya tidak memiliki ukuran tertentu dan bebas dari segala rumusan. Namun pada sebuah bangunan wujud estetika akan tampak pada kehormonian yang teraplikasikan dalam berbagai desain dan gaya. Adanya beberapa aspek seperti keindahan dalam membingkai harmoni dan proporsi, kesenangan pada adanya korelasi yang positif tentang arti efisiensi dan kenyamanan, kesukaan atau delight yang menonjolkan pada aspek selera. Unsur seni dan estetika pada sebuah bangunan tidak hanya akan terlihat pada ornamen dan ragam hias yang terpasang namun juga pada desain yang ada pada bangunan tersebut. Estetika akan semakin berkembang dan berevolusi sesuai dengan permintaan dan tren yang ada di masyarakat. Hal inilah yang membuat banyak desain arsitektur berkembang dan berproses sesuai dengan zamannya. Seringkali sebuah desain rumah akan digemari pada suatu zaman namun pada suatu ketika akan ditinggalkan.

Dari pengertian nilai estetika, kita bisa menilai keindahan sesuatu apapun itu yang berisfat alamiah ataupun buatan manusia sesuai dengan nilai estetika yaitu yang dapat membhasa bagaimana sesuatu bisa terbentuk dan menjadi sebuah seni dan bisa dinikmati sebgai hasil karya yang indah.

TEORI OBYEKTIF DAN TEORI SUBYEKTIF

The Liang Gie dalam bukunya garis besar estetika menjelaskan, bahwa dalam mencipta
seni ada dua teori yakni teori obyektif dan teori subyektif. Salah satu persoalan pokok dari teori keindahan adalah mengenai sifat dasar dari keindahan. Apakah keindahan menampakan sesuatu yang ada pada benda indah atau hanya terdapat dalam alam pikiran orang yang mengamati benda tersebut. Dari persoalan-persoalan tersebut lahirlah dua kelompok teori yang terkenal sebagai teori obyektif dan teori subyektif.

Pendukung teori obyektif adalah Plato, Hegel dan Bernard Bocanquat, sedang pendukung teori subyektif ialah Henry Home, Earlof Shaffesbury, dan Edmund Burke. Teori obyektif berpendapat, bahwa keindahan atau ciri-ciri yang mencipta nilai
estetik adalah sifat (kualitas) yang memang telah melekat pada bentuk indah
yang bersangkutan, terlepas dari orang yang mengamatinya. Pengamatan orang
hanyalah mengungkapkan sifat-sifat indah yang sudah ada pada sesuatu benda dan
sama sekali tidak berpengaruh untuk menghubungkan. Yang menjadi masalah ialah
ciri-ciri khusus manakah yang membuat sesuatu benda menjadi indah atau dianggap
bernilai estetik, salah satu jawaban yang telah diberikan selama berabad-abad ialah perimbangan antara bagian-bagian dalam benda indah itu. Pendapat lain menyatakan, bahwa nilai estetik itu tercipta dengan terpenuhinya asas-asas tertentu mengenai bentuk pada sesuatu benda.

Teori subyektif, menyatakan bahwa ciri-ciri yang menciptakan keindahan suatu benda itu tidak ada, yang ada hanya perasaan dalam din seseorang yang mengamati sesuatu benda. Adanya keindahan semata-mata tergantung pada pencerapan dari si pengamat itu. Kalaupun dinyatakan bahwa sesuatu benda mempunyai nilai estetik, maka hal itu diartikan bahwa seseorang pengamat memperoleh sesuatu pengalaman estetik sebagai tanggapan terhadap benda indah itu. Yang tergolong teori subyektif ialah yang memandang keindahan dalam suatu hubungan di antara suatu benda dengan alam pikiran seseorang yang mengamatinya seperti misalnya yang berupa menyukai atau menikmati benda itu.

 

 

Sumber Referensi :

http://id.wikipedia.org/wiki/Keindahan

http://rrim.wordpress.com/2012/10/30/manusia-dan-keindahan/

http://ade-firdiyantoro.blogspot.com/2011/05/pengertian-keindahan.html

http://keysara-keysara.blogspot.com/2012/04/nilai-estetitka.html

http://zarapintar.wordpress.com/2012/04/23/manusia-dan-keindahan/

 

 

 

 

 

 

 

 

Resep Membuat Black Devil Cake

Bahan Cake :

  • 200 gr brown sugar
  • 50 gr coklat bubuk
  • 250 ml buttermilk
  • 1sdt ekstrak vanilla
  • 240 gr tepung terigu protein rendah
  • 1 sdt baking soda
  • 1/2 sdt garam
  • 100 gr mentega tawar
  • 200 gr gula pasir
  • 2 butir telur

Glaze Ganache (untuk bagian luar cake) :

  • 180 gr dark baking chocolate, cincang
  • 6 sdm susu cair
  • 75 gr mentega tawar
  • 2 sdm liquer (rhum,dll) optional, kalo saya ditiadakan

Ganache Cream (untuk olesan dalam cake) :

  • 250 ml double cream (thick cream/whipping cream)
  • 120 gr dark baking chocolate, cincang

Cara membuat :

  1. Olesi loyang bundar 23cm dengan mentega (2 buah). Alasi dng kertas roti. Panaskan oven pada suhu 170C.
  2. Glaze Ganache :  lelehkan coklat bersama susu hingga meleleh, angkat. Tambahkan mentega,  aduk hingga mentega leleh. Diamkan glaze hingga mengental dan mudah dioleskan (90 mnt).
  3. Ganache Cream : panaskan krim sambil diaduk hingga beruap. Angkat, tuang kedalam coklat cincang, aduk rata perlahan sampai coklat larut. Tutup dan dinginkan dilemari es hingga mengental dan bisa dioleskan (60mnt). Keluarkan, kocok dengan mixer (kec. sedang) hingga rata kentalnya. Gunakan segera.
  4. Cake : campur brown sugar, coklat bubuk dan 1/2 bagian butter milk, sisihkan. Campur sisa buttermilk dan ekstrak vanilla, sisihkan. Ayak terigu bersama baking soda dan garam, sisihkan.
  5. Dengan mixer, kocok mentega hingga lembut (1/2 mnt). Bertahap, masukkan gula pasir, kocok hingga ringan dan pucat. Masukan telur satu persatu, kocok sampai rata setiap kali.
  6. Tambahkan adonan coklat bubuk-buttermilk, aduk balik. Bagi tepung terigu dalam 3 bagian dan buttermilk dalam 2 bagian. Masukan tepung terigu bergantian dengan buttermilk, dimulai dan diakhiri dengan tepung, kedalam adonan. aduk balik dengan spatula.
  7. Bagi rata adonan kedalam loyang2. Panggang hingga matang selama 30-35mnt. Keluarkan.
  8. Dinginkan cake dalam loyang diatas rak kawat. lalu keluarkan. Pindahkan ke rak kawat untuk mendinginkan.
  9. Penyelesaian : olesi salah satu permukaan cake dengan krim ganache, tutup dengan cake satunya lagi. Dengan bantuan pallet, oleskan sisa krim ganache utk menutup seluruh permukaan cake. Dinginkan.
  10. Siram permukaan cake dengan glaze ganache hingga tertutup rata. Dinginkan lagi dlm lemari es.
  11. Sebelum disajikan keluarkan cake dan diamkan pada suhu ruang selama 30 mnt.

 

Sumber Referensi :

http://lovelycomics.wordpress.com/mari-membuat-devils-food-cake/

 

MANUSIA DAN PENDERITAAN

PENDERITAAN

Penderitaan adalah suatu keadaan dimana kita merasa disakiti atau di tindas secara fisik maupun mental. Contoh secara fisik yaitu : mengalami suatu musibah, terkena penyakit, dll. Contoh secara mental yaitu : mendapat cacian, di kecewakan, di kucilkan, di khianati dan di tinggalkan.

SIKSAAN

Siksa berasal dari bahasa inggris “torture” yang artinya digunakan untuk merujuk pada penciptaan rasa sakit untuk menghancurkan sesuatu. Segala tindakan yang menimbulkan penderitaan, baik secara fisik maupun mental, yang dilakukan terhadap seseorang dengan tujuan balas dendam, hukuman, intimidasi dan sadisme dapat dikatakan sebagai penyiksaan. 

Siksaan digunakan sebagai cara untuk pemaksaan sesuatu, kepentingan pribadi dan kepentingan hukum. Penyiksaan hampir secara universal telah di anggap sebagai pelanggaran berat hak asasi manusia. Manusia mempunyai hak asasi dalam melindungi dirinya dari siksaan.

Kekalutan Mental
Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah laku secara kurang wajar.

Gejala permulaan bagi seseorang yang mengalami kekalutan mental adalah :

1. nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung
2. nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah.

Tahap-tahap gangguan kejiwaan adalah :
1. Gangguan kejiwaan nampak pada gejala-gejala kehidupan si penderita baik jasmani maupun rohani.
2. Usaha mempertahankan diri dengan cara negatif
3. Kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown) dan yang 3bersangkutan mengalami gangguan.

Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental :

1. Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna.
2. Terjadinya konflik sosial budaya.
3. Cara pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan  terhadap kehidupan sosial.

Proses kekalutan mental yang dialami seseorang mendorongnya kearah positif dan negatif.
Positif,  trauma jiwa yang dialami dijawab dengan baik sebgai usaha agar tetap
survey dalam hidup, misalnya melakukan sholat tahajut, ataupun melakukan
kegiatan yang positif setelah kejatuhan dalam hidupnya.
Negatif, trauma yang dialami diperlarutkan sehingga yang bersangkutan mengalami
frustasi, yaitu tekanan batin akibat tidak tercapai nya apa yang diinginkan.

PENDERITAAN DAN SEBAB-SEBABNYA

Apabila kita kelompokkan secara sederhana berdasarkan sebab – sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia dapat diperinci sebagai berikut :

Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia
Penderitaan yang menimpa manusia karena perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya. Penderitaan yang terkadang disebut nasib buruk ini dapat diperbaiki bila manusia itu mau berusaha untuk memperbaikinya.

Penderitaan yang timbul karen penyakit, siksaan / azab Tuhan
Penderitaan manusia dapat juga terjadi akibat penyakit atau siksaan / azab Tuhan. Namun kesabaran, tawakal dan optimisme merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan itu. 

PENGARUH PENDERITAAN

Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negatif. Sikap negatif misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, ingin bunuh diri. Sikap ini di ungkapkan dalam pribahasa “Sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tak berguna”, “Nasi sudah menjadi bubur”. Kelanjutan dari sikap negatif ini dapat timbul sikap anti, misalnya anti kawin atau tidak mau kawin, tidak punya gairah hidup. 

Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan, dan penderitaan itu adalah hanya bagian dari kehidupan. Sikap positif biasanya kreatif, tidak mudah menyerah, bahkan mungkin timbul sikap keras atau sikap anti, misalnya anti kawin paksa, ia berjuang menentang kawin paksa, anti ibu tiri, ia berjuang melawan sikap ibu tiri, anti kekerasan, ia beruang menentang kekerasan, dan lain – lain. 

Apabila sikap negatif dan sikap positif ini dikomunikasikan oleh para seniman kepada para pembaca, penonton, maka para pembaca, para penonton akan memberikan penilaiannya. Penilaian itu dapat berupa kemauan untuk mengadakan perubahan nilai – nilai kehidupan dalam masyarakat dengan tujuan perbaikan keadaan. Keadaan yang sudah tidak sesuai ditinggalkan dan diganti dengan keadaan yang lebih sesuai. Keadaan yang berupa hambatan harus disingkirkan. 

 

Sumber Referensi :

http://kampoeng-it.blogspot.com/2012/06/pengertian-penderitaan-penderitaan.html

http://bashoriahmad60.blogspot.com/2012/06/manusia-dan-penderitaan.html

 

MANUSIA DAN KEGELISAHAN

KEGELISAHAN

Kegelisahan berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak tenteram hatinya, selalu merasa kwatir tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa kwatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan.

Takut atau gelisah menurut istilah biasanya disebut ansietas. Ansietas merupakan suatu jenis neurosis yang tanda utamanya adalah rasa cemas atau takut berkebihan, sering sekali datangnya secara tiba- tiba, timbul sebagai akibat dari adanya konflik internal atau konflik dari dalam hati, misalnya perasaan tentang kehilangan seseorang atau sesuatu yang dicintainya.

Takut atau gelisah dalam bahasa arab sering disebut khauf yang artinya keadaan jiwa disaat manusia terancam.

Faktor terjadinya kegelisahan atau kecamasan :

1. Ketidakmampuan seorang dalamenghadapi kenyataan hidup.

2. Munculnya rasatakut tidak mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan.

3. Situasi budaya kita yang belum mapan betul.

4. Adanya dorongan kegelisahan dari dalam hati nuraninya sendiri.

5. Adanya perasaan takut kehilangan hak maupun nama baiknya.

6. Karena sedang menunggu sesuatu.

7. Faktor dari luar yang terjadi karena lingkungan dimana ia tinggal dan masyarakat sekitarnya.

Sebab-sebab Orang Gelisah :

  1. Gelisah terhadap dosa-dosa dan pelanggaran ( yang telah dilakukan )
  1. Gelisah terhadap hasil kerja ( tidak memenuhi kepuasan spiritual)
  2. Takut akan kehilangan milik ( harta dan jabatan )
  3. Takut menghadapi keadaan masa depan ( yang tidak disukai )

Gejala gejala seseorang yang mengalami kegelisahan  dapat berbeda-beda dan saling berkombinasi. Yang termasuk di dalamnya adalah :
• Secara konstan mengkhawatirkan sesuatu hal baik itu pada sesuatu yang kecil maupun besar
• Gelisah
• Lelah
• Sulit berkonsentrasi atau pikiran menjadi kosong
• Lekas marah
• Ketegangan pada otot atau nyeri pada otot
• Gemetar, merasa gugup atau gampang terkejut
• Sulit tidur
• Berkeringat, mual atau diare
• Napas yang pendek atau detak jantung yang cepat

Usaha-Usaha Mengatasi Kegelisahan

Mengatasi kegelisahan ini pertama-tama harus mulai dari diri kita sendiri, yaitu kita harus bersikap tenang. Dengan sikap tenang kita dapat berpikir tenang, sehingga segala kesulitan dapat kita atasi.

Cara lain yang mungkin juga baik untuk digunakan dalam mengatasi kegelisahan atau kecemasan yaitu dengan memerlukan sedikit pemikiran; pertama-tama, kita tanyakan kepada diri kita sendiri (introspeksi), akibat yang paling buruk yang bagaimanakah yang akan kita tanggung atau yang akan terjadi, mengapa hal itu terjadi, apa penyebabnya dan sebagainya. Apabila kita dapat menganalisa akibat yang akan ditimbulkan oleh kecemasan tersebut dan bila kita tidak dapat mengatasinya, kita dapat mempersiapkan diri untuk menghadapinya, karena tidak semua pengalaman di dunia ini menyenangkan.

Yang kedua kita bersedia menerima akibatnya dengan rasa tabah dan senang hati. niscaya kecemasan tersebut akan sirna dalam jiwa kita. Dan yang ketiga, dengan bersama-sama berjalannya waktu kita dapat mencoba untuk memperkecil dan mengurangi keburukan-keburukan akibat timbulnya kecemasan, dengan demikian kita akan tidak merasakan lagi adanya krasa kecemasan / kegelisahan dalam jiwa kita. Untuk mengatasi kegelisahan yang paling ampuh kita memasrahkan diri kepada Tuhan. Kita pasrahkan nasib kita sepenuhnya kepada-Nya. kita harus percaya bahwa Tuhanlah Maha Kuasa, Matra Pengasih, Maha penyayang dan Maha Pengampun.

 

 

Sumber Referensi :

http://yantochristian.blogspot.com/2012/04/usaha-usaha-mengatasi-kegelisahan.html

http://health.kompas.com/direktori/yourbody/6

http://abra139210.wordpress.com/2011/05/18/manusia-dan-kegelisahan

http://arickanjass.blogspot.com/2012/06/manusia-dan-kegelisahan.html

 

 

Terinspirasi Film 5 cm

Yeayyyy!!! Twothumbs dulu buat film 5 cm ini. Film Indonesia yang terbaik yang pernah saya tonton. Didalam nya berisi kisah-kisah tentang persahabatan antara Genta, Zafran, Riani,Arial dan Ian,  romantika, perjuangan, komedi serta keindahan alam negeri kita yaitu Indonesia. Di dalamnya terdapat beberapa kata-kata bijak yang sangat membangun kita dalam mencapai impian serta cita-cita.

Biarkan keyakinan kamu, 5 sentimeter menggantung mengambang di depan kening kamu. Dan sehabis itu yang kamu perlu Cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat keatas, lapisan tekad yang seribu kali lebih kuat dari baja, dan hati yang akan bekerja keras dari biasanya, serta mulut yang akan selalu berdoa.

Semua akan indah kalau kita tetap menjadi diri kita sendiri,bukan orang lain. Dan kamu akan selalu dikenang sebagai orang yang masih punya mimpi dan keyakinan, bukan cuman seonggok daging yang punya nama. Kamu akan dikenang sebagai seorang yang percaya pada kekuatan mimpi dan mengejarnya, bukan seorang pemimpi saja, bukan orang biasa-biasa saja tanpa tujan, mengikuti arus dan kalah oleh keadaan. Tapi seorang yang selalu percaya akan keajaiban mimpi, keajaiban cita-cita, dan keajaiban keyakinan manusia yang tak terkalkulasikan dengan angka berapapun. Dan kamu nggak perlu bukti apakah mimpi-mimpi itu akan terwujud nantinyakarena kamu hanya harus mempercayainya, percaya pada 5 sentimeter di depan kening kamu.

Wahhhhhh hebat ya guys !!!!sangat menginspirasi sekali. Oh iya hampir lupa di film ini juga ditampilkan keindahan Gunung Semeru sebagai puncak tertinggi Jawa dan keindahan danau ranukumbolo nya. Sempet terharu juga sih nontonnya. Apalagi waktu itu saya nonton dengan ke 3 sahabat saya, Erva, Elyzal dan andre. sempat muncul di benak kami, ingin mendaki gunung semeru juga hahahahaha baru planning sih mudah-mudahan terwujud.

Saya berharap semoga saya dan ketiga sahabat saya yaitu erva, elyzal dan andre , persahabatan kita akan terus berlanjut dan selalu terjalin sampai kita tua nanti yaaaa seperti di film 5 cm itu. I love you guys.

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

PENGERTIAN KEBUDAYAAN

Kebudayaan berasal dari kata budaya yang berarti hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Definisi Kebudyaan itu sendiri adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Namun kebudayaan juga dapat kita nikmati dengan panca indera kita. Lagu, tari, dan bahasa merupakan salah satu bentuk kebudayaan yang dapat kita rasakan.

Banyak pakar dalam bidang sosial mendefinisikan kebudayaan secara istilah, diantaranya dua antropolog Melville J. Herkovits dan Bronislaw Malinowski yang mengemukakan bahwa Cultural Determinism berarti segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Herkovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain (superorganic). Karena pengertian kebudayaan meliputi berbagai bidang, maka sulit ditentukan arti dari kebudayaan. Contohnya dalam keseharian, istilah kebudayaan diartikan dengan kesenian, entah seni suara, tari, wayang, dsb. Beberapa definisi Kebudayaan yang di kemukakan oleh beberapa ahli :

  • Ki Hajar Dewantara Kebudayaan berarti buah budi manusia adalah hasil perjuangan manusia terhadap dua pengaruh kuat, yakni zaman dan alam yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran didalam hidup dan penghidupannya guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang pada lahirnya bersifat tertib dan damai.
  • Edward B. TaylorKebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang didalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adapt istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat oleh seseorang sebagai anggota masyarakat.
  • William H. HavilandKebudayaan adalah seperangkat peraturan dan norma yang dimiliki bersama oleh para anggota masyarakat, yang jika dilaksanakan oleh para anggotanya akan melahirkan perilaku yang dipandang layak dan dapat di tarima ole semua masyarakat.
  • Bounded et.al Kebudayaan adalah sesuatu yang terbentuk oleh pengembangan dan transmisi dari kepercayaan manusia melalui simbol-simbol tertentu, misalnya simbol bahasa sebagai rangkaian simbol yang digunakan untuk mengalihkan keyakinan budaya di antara para anggota suatu masyarakat. Pesan-pesan tentang kebudayaan yang di harapkan dapat di temukan di dalam media, pemerintahan, intitusi agama, sistem pendidikan dan semacam itu.
  • Kamus Umum Bahasa Indonesia (Badudu- Zain)Kebudayaan adalah, 1 segala sesuatu yang dilakukan oleh manusia sebagai hasil pemikiran dan akal budinya; 2 peradaban sebagai hasil akal budi manusia; 3 ilmu pengetahuan manusia sebagai mahluk sosial yang dimanfaatkan untuk kehidupannya dan memberikan manfaat kepadanya.

Kebudayaan juga merupakan sistem nilai dan gagasan utama yang vital karena memberikan pola untuk bertingkah laku kepada masyarakatnya atau memberi seperangkat model untuk bertingkah laku. Pada hakekatnya sistem nilai dan gagasan utama ini diperinci oleh sistem ideologi, sistem sosial, dan sistem teknologi. Sistem ideologi meliputi etika, norma, adat istiadat, peraturan hukum yang berfungsi sebagai pengarahan untuk sistem sosial dan berupa interpretasi operasional dari sistem nilai dan gagasan utama. Sistem sosial meliputi hubungan dan kegiatan sosial di dalam masyarakat, baik dengan kerabat, masyarakat luas, bahkan pemimpin. Sistem teknologi meliputi segala perhatian serta penggunaannya.

Tiga Wujud Kebudayaan Menurut Dimensi Wujudnya

1.kompleks gagasan

2. konsep

3. pikiran manusia

UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN

Unsur kebudayaan menurut Bronislaw Malinowski :

1. sistem norma sosial

2. organisasi ekonomi

3. organisasi kekuatan

4. alat – alat dan lembaga untuk pendidikan

Unsur kebudayaan menurut Melville J. Herkovits :

1. kekuasaan politik

2. sistem ekonomi

3. keluarga

4. alat – alat teknologi

WUJUD KEBUDAYAAN

Pada dasarnya wujud kebudayaan terbagi menjadi tiga, yaitu :
1. Gagasan (wujud ideal),  merupakan kebudayaan yang terbentuk berdasarkan ide, pemikiran dan gagasan yang sifatnya abstrak. Wujud kebudayaan ini terletak di alam pemikiran warga masyarakat. Apabila masyarakat menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan, maka lokasi kebudayaan ideal itu berada dalamrulisan atau karangan hasil karya masyarakat tersebut.
2. Aktivitas (tindakan),  merupakan wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan dari masyarakat itu yang disebut dengan sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas – aktivitas manusia yang bersifat konkret (nyata) yang artinya dapat diamati dan di dokumentasikan.

3. Artefak (karya),  merupakan wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, kegiatan dan karya berupa benda – benda atau hal – hal yang bisa di raba, diamati dan di dokumentasikan.

ORIENTASI NILAI BUDAYA

Setiap orang mempunyai masalah dasar dalam hidup dan hubungannya dengan orientasi nilai budaya adalah sebagai berikut :
Jika hakekat seseorang itu buruk, maka hakekat karya mereka akan di jadikan sebagai ladang untuk mencari nafkah. Persepsi mereka tentang waktu yaitu mereka akan berorientasi untuk masa depan. Hakekat hubungan mereka dengan sesamanya yaitu mereka memiliki sikap ketergantungan terhadap sesamanya atau disebut orientasi kolateral horizontal.
Jika hakekat seseorang itu baik, maka hakekat karya mereka di gunakan sebagai kedudukan dan kehormatan. Persepsi mereka tentang waktu yaitu mereka berorientasi terhadap masa lalu. Hakekat hubungan mereka dengan sesamanya yaitu mereka memiliki sikap ketergantungan kepada atasan dan tokoh – tokoh berpangkat atau disebut orientasi vertikal.

Jika hakekat seseorang itu buruk namun mereka berusaha agar hidup mereka menjadi lebih baik, maka hakekat karya mereka di gunakan untuk menambah karya atau seni. Persepsi mereka tentang waktu yaitu mereka berorientasi untuk masa depan. Hakekat hubungan mereka dengan sesamanya yaitu mereka mempunyai sikap ingin menilai usaha sendiri atau disebut individualisme.

Kebudayaan itu ibarat sebuah lensa dimana seperti hal nya saat kita menggunakan lensa, untuk meneropong sesuatu kita harus memilih suatu objek tertentu yang akan dilihat secara fokus. Beberapa orang awam mengartikan kebudayaan merupakan sebuah seni. Padahal sebenarnya kebudayaan itu bukan hanya sekedar seni. Kebudayaan melebihi seni itu sendiri karena kebudayaan meliputi sebuah jaringan kerja dalam kehidupan antar manusia.

KAITAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

Secara sederhana hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah : manusia sebagai perilaku kebudayaan, dan kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia.

Tetapi apakah sesederhana itu hubungan keduanya ?

Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, maksudnya bahwa walaupun keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan satu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan.

 

 

sumber referensi :

http://ajisseh39.blogspot.com/2012/10/manusia-dan-kebudayaan.html

http://laelatulafifah.blogspot.com/2011/11/manusia-dan-kebudayaan.html

http://carapedia.com/pengertian_definisi_kebudayaan_menurut_para_ahli_info495.html